Indonesia Bisa Gigit Jari 'Carbon Trade Dollar" Akhir Mengalir Ke Negara Kaya
Jika dinamika "green movement", khususnya perjuangan untuk mengubah paradigma lingkungan dari yang selama ini ada, tidak diamati secara jeli dan tak segera diantisipasi, maka Indonesia tidak akan mendapatkan hak yang semestinya dari "carbon-trade dollar" untuk negara-negara yang memiliki tegakan hutan.

"Maka jangan heran jika 10 tahun mendatang Indonesia hanya akan `gigit jari` melihat kenyataan bahwa `carbon trade dollar` akhirnya kembali mengalir ke negera-negara kaya," kata Dr Ir Ricky Avenzora, MScF, peneliti dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Denpasar, Bali, Senin (10/12).

Read more...
 

Statistik Pengunjung

Members: 129
News: 51
Web Links: 64
Visitors: 439128

Kalendar Kegiatan

March 2010
S M T W T F S
281 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
This month

Gallery Foto

Chat dengan Admin

powered_by.png, 1 kB

Beranda
Workshop Bersama 3 UPT Litbang Dephut PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Latest News
Written by Firmansyah Afandi   
Wednesday, 07 October 2009

Workshop :

IPTEK PENYELAMATAN HUTAN MELALUI

REHABILITASI BEKAS TAMBANG BATUBARA

Swiss-Bel Hotel Borneo Banjarmasin

Banjarmasin

20 - 21  Oktober 2009

 Workshop bersama 3 UPT yaitu Balai Besar Penelitian Dipterokarpa, Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru dan Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Samboja rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 -21 Oktober  2009 bertempat di Swiss-Bel Hotel Borneo Banjarmasin.

 

Latar Belakang

Teknik penambangan terutama tambang batubara yang umum dilakukan adalah dengan sis tem pengupasan permukaan (open pit mining system). Dari sistem ini  langkah-langkah utama untuk mencapai deposit bahan tambang tersebut diperoleh melalui tahapan-tahapan pembersihan lahan di areal yang akan ditambang (land  cl earing), terakhirmengupas batuan dasar (bedrock) hingga mencapai permukaan deposit. Konsekwensi dari system penambangan tersebut adalah luas areal yang terbuka (bare soil) akan semakin bertambah setiap tahunnya akibat bertambahnya luas areal tambang.

 

 
Last Updated ( Thursday, 08 October 2009 )
Read more...
 
Alih Teknologi Teknik dan Prospek Budidaya Gaharu PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Latest News
Written by publikasi   
Friday, 14 August 2009

Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Banjarbaru sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbang

Kehutanan mempunyai teknologi pembudidayaan gaharu mulai dari pembibitan, penanaman, inokulasi sampai

pada analisa usahanya. Salah satu wujudnya adalah penyelenggaraan Alih Teknologi dengan tema Teknik dan

Prospek Budidaya Gaharu yang merupakan sarana untuk mentransfer pengetahuan dan ketrampilan serta

sarana untuk bertukar pikiran dan pengalaman dengan para klien dan pengguna (user).

Pelaksanaan alih teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya

kelompok tani dalam pembudidayaan gaharu.

Alih Tehnologi ini telah diselenggarakan  pada tanggal 16 – 17 Juni 2009 di Hotel Kartika Kotabaru,

Jl. Veteran No. 2 Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Acara ini terselenggara bekerja sama DInas Kehutanan Kota Baru.

Last Updated ( Friday, 11 September 2009 )
Read more...
 
PRESS RELEASE PRODUKSI GAHARU TIDAK SULIT LAGI PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Latest News
Written by publikasi   
Thursday, 28 May 2009

CITES berencana melarang perdagangan gaharu Indonesia pada pertemuan di Argentina pada

Bulan Maret 2009 yang lalu, padahal Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam

telah menghasilkan teknologi yang memungkinkan untuk memproduksi gaharu pada tanaman budidaya

secara cepat dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Hasil penelitian di daerah Sukabumi yang telah

dipanen pada hari Sabtu tanggal 4 April 2009 menunjukkan bahwa tanaman gaharu yang diinokulas

i 2 tahun yang lalu mampu menghasilkan gaharu yang berwarna coklat tua. Warna coklat tua ini

merupakan indikasi kualitas yang lebih baik. Pohon-pohon yang diinokulasi ini merupakan hasil

tanaman tahun 2000 dengan jenis Aquilaria cressna dan Aquilaria malaccensis, dan diinokulasi

pada umur 6 tahun.

Last Updated ( Friday, 11 September 2009 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Results 1 - 4 of 20
© 2010 .:Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru :.Forestry Research Institute of Banjarbaru (FOREI Banjarbaru ):.
Jl.Sei Ulin 28 Banjarbaru Kalimantan Selatan 70714 Telp.0511-4772085, Fax.0511-4773222