Jamur jenis Fusarium Sp merupakan jamur yang  menyerang bahan stek gemor di persemaian, berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan oleh Purwanto dan EkoPriyanto seperti yang dimuat dalam majalah Galam vol 1 Agustus 2013. Penelitian yang dilakukan di persemaian BPK Banjarbaru ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur yang tumbuh pada stek yang dapat mengurangi keberhasilan penyetekan tanaman gemor. Lebih lanjut Purwanto menjelaskan bahwa masa inkubasi jamur  pada bahan stek antara 2 – 8 hari.

Gemor adalah salah satu jenis tanaman penghasil non kayu yang berasal dari hutan rawa gambut. Kulit tanaan gemor banyak diminati orang untuk pembuatan obat nyamuk, dupa, perekat bulu tangkis serta untuk beberapa campuran kosmetik. Cara pengambilan kulit kayu gemor dengan cara menebang pohonnya membuat keberadaan gemor di alam semakin berkurang. Sedangkan budidaya gemor secara generatif terkendala  sulitnya mendapat biji gemor karena keberadaan tanaman induk di alam berkurang. Oleh sebab itu,menurut Purwanto (2013) perlu diupayakan perbanyakan gemor secara vegetatif, diantaranya dengan stek batang,Walaupun tingkat keberhasilannya masih sangat rendah yaitu sekitar 7 %.  Kecilnya presentase ini  salah satunya disebabkan adanya serangan jamur yang menyerang bahan stek selama proses penyetekan berlangsung. Oleh karena itu, identifiksi jamur yang menyerang bahan stek tersebut penting dilakukan agar bisa diketahui bagaimana cara mencegah serangan jamur tersebut.

Penelitian dilakukan dengan melakukan observasi di persemaian yang dilanjutkan dengan kegiatan di laboratorium. Di laboratorium, proses yang dilakukan meliputi pembuatan media, isolasi dan identifikasi. Hasil identifikasi secara mikrokospis menunjukkan bahwa  hifa atau benang-benang halus yang ditemui sesuai dengan sifat-sifat dari hifa Fusarium sp menurut Muchtadi (1980) yaitu konidia bersel banyak, berbentuk runcing atau bulan sabit; spora aseksual dihasilkan dari dua atau lebih sel; hifa  terang dan transparan, tidak berwarna atau berwarna cerah; misellium mempunyai banyak septa.

Gejala serangan jamur fusarium pada stek gemor yang terinfeksi berupa lembabnya batang stek dan penampilan stek yang kurang segar. Selanjutnya, batang stek akan membusuk, lalu mati. Proses pembusukan ini bisa berlangsung selama 2 minggu setelah disapih. Tanda lain adanya serangan jamur ini adanya misellium berwarna putih terutama pada pangkal bahan stek.

Perkembangan penyakit yang disebabkan karena jamur ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan  di green house;   kapasitas penyimpanan air dan bahan organik  media semai; semakin tinggi kapasitas penyimpanan air dan kandungan bahan organik media semai semain rentan terhadap serangan jamur; kondisi media semai yang asam; drainase yang kurang baik dan perlakuan atau tindakan pemeliharaan oleh manusia seperti terlalu banyak penyiraman, keterlambatan penyapihan dan lain-lain.

Pengendalian jamur patogen yang menyerang tanaman dapat dilakukan dengan berbagai cara mulai dari cara fisik, mekanik, biologi, varietas yangtahan, penerapan kultur teknis, dan penggunaan bahan kimia (fungisida).

 

Written by :