BPKBJB, 30/12/14. KHDTK Rantau terpilih menjadi tempat semua karyawan BPK Banjarbaru melakukan amal terbaiknya di tahun 2014. Ya…amal terbaik dengan menanam tanaman buah di KHDTK Rantau pada Jumat 30/12/2014. Untuk menjalankan arahan dari rencana kerja pemerintahan “Jokowi-JK” bahwa sektor kehutanan harus mendukung ketersediaan pangan, maka Kepala Balai BPK Banjarbaru, Tjuk Sasmito Hadi dan Pengelola KHDTK Rantau, Edy Suryanto merancang acara akhir tahun dengan kegiatan penanaman di KHDTK Rantau. “Harapannya dengan penanaman ini, dapat mendukung ketersediaan pangan masyarakat”, ujar Tjuk.

Semua karyawan sangat antusias menanam tanaman buah, karena di masing-masing pohon di pasang papan nama yang menunjukkan itulah pohon mereka. Atau dengan istilah barunya, masing-masing karyawan mengadopsi pohon untuk dirawat, dibesarkan dan harapannya dapat menghasilkan.

Kegiatan ini juga didukung oleh masyarakat desa Beramban yang menyambut baik kedatangan karyawan BPK Banjarbaru dengan berbagai hidangan yang menggugah selera. Dalam sambutannya Kepala Desa Beramban mengatakan” kami sangat senang dengan kedatangan Bapak dan Ibu sekalian, terus terang sejak KHDTK Rantau telah ditetapkan dalam beberapa tahun ini kami tidak pernah lagi merambah hutan, karena banyak manfaat yang kami dapat dari hutan”, papar Hasan Basri.

Selain masyarakat desa, kedatangan karyawan BPK Banjarbaru juga disambut oleh Sekretaris Camat Piani yang mengatakan, “inilah hadiah terbaik untuk dari BPK Banjarbaru yaitu dengan adanya penanaman di kecamatan kami”. Tidak ketinggalan Komandan Rayon Militer (Danramil) Kecamatan Piani , Kamrani mendukung baik kegiatan penanaman ini. “Kami mendapat perintah langsung dari presiden Jokowi untuk menjaga lingkungan, karenanya dengan kegiatan ini harapannya desa Beramban dapat menjadi contoh desa yang menjaga hutannya di Kabupaten Tapin.

Yang juga menarik, setelah penanaman seluruh karyawan BPK Banjarbaru diajak oleh kepala desa Beramban ke Gua Beramban yang pemandangannya cukup menarik apalagi bila dikelola denganbaik. Turut juga komunitas pengendara Trail yaitu TARAC Trail Community kab. Tapin yang rencananya akan menjadikan desa Beramban menjadi daerah race mereka, dengan syarat tetap menjaga hutan.

Akhirnya kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama, dengan menu yang menggugah selera. Kambing bakar, ikan bakar, pecel, dan lain-lain. Pastinya semua bahagia dan telah melakukan satu kebaikan yaitu menanam pohon untuk kehidupan.*** (FZH)

 

Written by :