titik-api-panasBANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Titik api mulai muncul di kawasan hutan di Banua. Meski jumlahnya belum banyak, namun sudah ada peningkatan.

“Berdasarkan data yang saya terima, ada 14 titik api atau hotspot di Kalsel terhitung Januari sampai Juni 2015,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Sugianor Ajjie, Rabu (24/6/2015).

Titik api itu di antaranya terdapat di Kabupaten Banjar, Balangan dan Tanahbumbu. “Intinya, 14 titik dari sejumlah kabupaten. Tapi saya lupa detilnya, daerah mana saja yang banyak terdapat titik api,” ujarnya.

Mulai bermunculannya titik api tersebut, pihaknya juga sudah melaksanakan sejumlah tindakan. Di antaranya, menggelar sosialisasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar daerah rawan kebakaran hutan.

Bukan hanya itu, koordinasi dengan instansi terkait, seperti Polda Kalsel, BMKG Kalsel, SAR, BPBD se Kalsel dan sejumlah SKPD terkait untuk menghadapi adanya bencana kebakaran hutan beserta efek yang diakibatkannya.

“Sebelum puasa, kami juga sudah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Mengingat, penanggulangan bencana ini bukan hanya tanggung jawab BPBD tapi diatasi bersama,” katanya.

Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan lingkup regional Kalimantan. Pada April 2015 lalu, rapat koordinasi juga dilaksanakan dengan BPBD seluruh Kalimantan yakni Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Kalbar.

 

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/2015/06/24/titik-api-mulai-bermunculan

Written by :