INOKULASI MIKROBA TANAH LOKAL PADA JENIS TANAMAN RAWA GAMBUT UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHANNYA

Komentar Dinonaktifkan pada INOKULASI MIKROBA TANAH LOKAL PADA JENIS TANAMAN RAWA GAMBUT UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHANNYA 32

Oleh: Tri Wira Yuwati dan Budi Hermawan

Abstrak

Usaha rahabilitasi hutan rawa gambut terdegradasi di Kalimantan Tengah mengalami kendala yang disebabkan karena rendahnya daya hidup dan pertumbuhan bibit yang ditanam di lapangan. Lebih lanjut, mikroba tanah seperti ektomikoriza dan fungi mikoriza arbuskula (FMA) memiliki potensi sebagai pemacu pertumbuhan dan agen bioremediasi lahan terdegradasi atau terpolusi. Tetapi potensi ini belum dikembangkan dan dimanfaatkan sampai sekarang. Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru telah melaksanakan penelitian “ Inokulasi FMA pada jenis hutan rawa gambut “ sejak tahun 2003. Penelitian dilakukan pada Pulai Rawa (Alstonia pneumatophora), Ramin (Gonystiyus bancanus) Punak (Tetramerista glabra), Merapat (Combretocarpus rotundatus), Medang telur (Stemonurus scorpioides Becc.), Nyatoh (Palaquium sp.), Galam (Melaleuca cajaputi), Jelutung (Dyera polyphylla), Kapur naga (Callophylum soullattri), Bintangur (Callophylum inophylum), Alau (Dacrydium becarii) dan Dipterocarpacae rawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan mikroba tanah memiliki peluang untuk mendukung rehabilitasi hutan rawa gambut, akan tetapi masih ada kendala yang dihadapai yaitu ketidakcocokan antara mikroba dan tanaman inangnya dan variabilitas tapak yang tinggi.

DOWNLOAD –> HUBUNGI ADMIN

pauziah

Share a little biographical information to fill out your profile. This may be shown publicly.

View all contributions by pauziah

Website: http://foreibanjarbaru.or.id