KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER BEBERAPA
TUMBUHAN HUTAN BERPOTENSI OBAT
DI DESA PERAMASAN BAWAH KALIMANTAN SELATAN

Oleh : Fajar Lestari, Wawan Halwany, dan Susy Andriani

ABSTRAK

Rutan  tropika  di  Indonesia   merupakan   salah  satu  komunitas   yang  kaya  akan  keanekaragaman hayati termasuk  didalamnya  potensi tumbuhan  hutan berkhasiat  obat. Pemanfaatan tumbuhan  hutan berkhasiat  obat telah di gunakan  masyarakat  di berbagai  daerah dan secara empiris telah dibuktikan khasiatnya  turun  menurun,  namun  belum  teruji  secara klinis  kandungan  kimianya.  Uji fitokirnia merupakan  langkah  awal  dalam  rangka  mengetahui  kandungan  metabolit  sekunder  yang  terdapat pada tumbuhan  sehingga tumbuhan  tersebut berfungsi  sebagai obat. Tujuan dari penelitian  ini untuk mengetahui  jenis-jenis tumbuhan  hutan  yang  berpotensi  sebagai obat  berdasarkan   informasi dan masyarakat  dan  uji  fitokimia  guna  mengetahui  kandungan  metabolit  sekundernya.  Metode  yang digunakan  melalui  wawancara   dan  eksplorasi  lapangan  serta  uji  fitokimia di  laboratorium.  Dan hasil penelitian  diketahui  10 jenis  tumbuhan  hutan  yang  masih  dimanfaatkan masyarakat  di de a peramasan  bawah sebagai obat dan kandungan metabolit sekunder berupa steroid/ triterpenoid, tanin alkaloid, flavonoid, kuinon dan saponin.

Download