Memahami Politik Adopsi Hasil Penelitian sebagai Strategi
Pengembangan KPH: Studi Literatur dan Pengalaman Empiris

Oleh: Hariadi Kartodihardjo

PENDAHULUAN

Sejak tahun 2001, International Development Research Centre (IDRC) yang bermarkas di Canada, telah melakukan evaluasi tentang bagaimana penelitian mereka dari waktu ke waktu mempengaruhi proses terjadinya kebijakan publik (Mably, 2006). Evaluasi itu diarahkan untuk memetakan pengetahuan yang dihasilkan dan cara mentransformasikannya menjadi kebijakan. Penelitian itu berusaha mempelajari bagaimana saluran ide untuk keputusan-keputusan dalam pembuatan kebijakan dan bagaimana pengambil keputusan mendapatkan akses ke ide-ide yang mereka butuhkan (Carden 2005). Dalam hal ini, secara umum telah diakui bahwa hubungan antara ilmu pengetahuan dan hasil penelitian dengan pembuatan/evaluasi kebijakan tidak linier. Artinya keberadaan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian itu tidak secara langsung dapat diadopsi untuk pembuatan/evaluasi kebijakan. Pengetahuan yang diperoleh IDRC tersebut sangat penting digunakan untuk melakukan evaluasi dan pengembangan kebijakan kehutanan—termasuk pengembangan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)—karena cukup banyak pengetahuan dan kebijakan baru dalam pembangunan kehutanan yang perlu diadopsi oleh Pemerintah Daerah. Peneliti atau analis kebijakan harus mengetahui masalah dalam pembuatan kebijakan dan strategi mengatasinya. Seorang analis kebijakan harus faham narasi kebijakan yang digunakan, aktor-aktor yang mendukung atau menolaknya, serta kepentingan- kepentingan dibaliknya. Ia harus sadar bahwa dalam proses kebijakan itu ia menjadi bagian dari kepentingan-kepentingan dan aktor-aktor yang saling berkontestasi untuk mencapai tujuannya.

Download

Written by :