MODEL PENDUGA TINGGI DAN DIAMETER BERDASARKAN UMUR TANAMAN JENIS BALANGERAN DI KALIMANTAN TENGAH

Oleh:

Muhammad Abdul Qirom, Supriyadi, dan Arif Susianto

ABSTRAK

Pertumbuhan tegakan diketahui melalui pendugaan dimensi tegakan termasuk diameter dan tinggi. Pendugaan tinggi dan diameter memerlukan model penduga yang tepat dan akurat. Tujuan penelitian ini adalah menyusun model penduga tinggi dan diameter berdasarkan umur tanaman Shorea balangeran. Pengambilan data dilakukan pada petak ukur permanen (PUP). PUP ini dibuat pada beberapa umur tanaman yakni 3 tahun, 4 tahun, 8 tahun, dan 22 tahun. Penyusunan model penduga tinggi dan diameter menggunakan beberapa model non-linear. Pemilihan model terbaik dilakukan menggunakan kriteria statistik dan kelogisan model. Model terbaik penduga tinggi yakni Model Gompertz. Model ini mempunyai koefisien determinasi sebesar 93,88%. Pada penyusunan model penduga diameter, model Matala sebagai model terbaik. Model Matala mempunyai koefisien determinasi sebesar 80,24%. Penggunaan model penduga ini baik tinggi dan diameter harus memperhatikan umur tanaman yang akan diduga karena umur tanaman menjadi variabel bebas dari model yang disusun.

DOWNLOAD