EKOLOGI FAUNA TANAH PADA POLA AGROFORESTRI
BERBASIS JELUTUNG DI KALIMANTAN TENGAH

Oleh:

Wawan Halwany, Susy Andriany dan Manaon

ABSTRAK

Pola agroforestri yang berbasis tanaman jelutung rawa dapat memberikan hasil antara bagi pelakunya. Pola tanam agroforestri berbasis jelutung yang telah dikembangkan masyarakat di Mentaren di antaranya pola agrosilvofishery, alleycropping, dan mixcropping. Tujuan penelitian untuk mengkaji pola agroforestri berbasis jelutung dihubungkan dengan fauna tanah dan kondisi lingkungan lahan. Metode yang digunakan adalah dengan pengambilan sampel tanah dan perangkap sumuran. Fauna tanah pada metode pengambilan contoh tanah takson fauna terbanyak yang ditemukan adalah formicidae (semut), oligochaeta (cacing), dan oniscidaea (kutu kayu). Jumlah kelimpahan cacing berbanding terbalik dengan pemeliharaan plot. Pada metode perangkap sumuran hymenoptera (semut) dan collembola (ekor pegas) menunjukkan kelimpahan tertinggi dibanding fauna tanah lainnya. Indeks diversitas pada metode pengambilan contoh tanah (pct) bervariasi mulai rendah sampai sedang. Pada metode perangkap sumuran indeks diversitas semuanya terkategori sedang.

DOWNLOAD

Written by :