KAJIAN EFEKTIVITAS  SISTEM SILVIKULTUR  TEBANG  RUMPANG TERHADAP PENINGKATAN  PRODUKTIFITAS DAN KELESTARIAN HUTAN ALAM PRODUKSI

 

Oleh : Sudin Panjaitan, Dian Lazuardi, dan Beny Rahmanto

 

ABSTRAK

Tebang  rumpang ( gap simulation  system  ) merupakan salah  satu  sistem  silvikultur alternatif, yang berlandaskan permudaan alam  dan unit perlakuan terkecil  (tegakan) berupa rumpang-rumpang yang terikat  oleh unit jalan sarad.    Walaupun begitu,  evaluasi hasil ujicoba   sampai   saat ini masih  belum dilakukan secara  komprehensif teruama dalam   skala operasional.   Evaluasi  dalam   level  tegakan masih  terbatas pada  kondisi hutan  primer dan  logged-over dengan permudaan alam  dalam  rentang waktu  kurang  dari  IO tahun.    Penelitian ini bertujuan untuk  mengevaluasi tingkat efektifitas sistem tebang  rumpang permudaan buatan  pada  hutan  logged over area.  Penelitian dilakukan di KHDTK Kintap  pada  petak-petak ujicoba rumpang tanaman umur  13 dan  17 tahun  serta rumpang  permudaan alam  umur  13 tahun. Dari  aspek  pertumbuhan perkembangan regenerasi baik  alam  maupun buatan, sistem  tebang   rumpang secara  potensial menunjukan hasil  yang  lebih  tingi  dibandingkan dengan sistem  silvikultur umpang yang  selama ini digunakan.  Pertumbuhan dan perkembangan jenis-jenis meranti   pada  permudaan  alam  lebih  tinggi   dibandingkan  dengan rumpang tanaman.    Performan sistem  tebang  rumpang tersebut sangat  sesuai  bagi areal hutan  logged-over yang  masih  baik maupun yang sudah  terfragrnentasi berat.   Tebang  rumpang sebagai  salah  satu sistem  silvikultur masih  sangat diperlukan untuk  diujicoba dalam  skala  yang  lebih besar  terutama dalam  aspek-aspek perencanaan pengelolaannya.

Downloadhttps://drive.google.com/open?id=0B7GaL7lF0hj8NXRhbXBGSmkyZTA

Written by : and