PROSPEK PENGEMBANGAN KAYU MANIS ( Cinamomum burmannii )

DI KALIMANTAN SELATAN

 

Oleh: Sudin Panjaitan
Dewi Alimah

ABSTRAK

Pohon kayu manis merupakan tumbuhan asliAsia  Selatan,Asia Tenggara, daratan Cina dan Indonesia. Di Indonesia,  salah  satu daerah  yang  mengembangkan tanaman  kayu  manis   jenis  C. burmannii adalah    Propinsi  Kalimantan   Selatan.  Kawasan  ini merupakan  penghasil  kayu  manis  nomor  dua setelah Sumatera. Potensi rempah-rempah di kawasan  ini sangat besar, dan secara ekonomis mampu bersaing  dengan produk kayu manis dari daerah mana pun.  Di Kalimantan  Selatan, penghasil  kayu manis yang terkenal adalah di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan  di Kandangan,  Kabupaten  Hulu Sungai  Selatan. Lokasi  ini terletak di sepanjang punggung pegunungan Meratus. Selama ini teknik budidaya kayu manis dilakukan secara tradisional sebab kebun yang ada umumnya  berupa  kebun warisan  dimana  budidaya  kayu manis hanya usaha sampingan,  sehingga   pengelolaannya  tidak  dilakukan   secara   intensif.  Sementara   itu,  produksi kulit  kayu  manis  berada  ditangan  petani  kecil  dengan  kemampuan   upaya  peningkatan   kualitas masih terbatas.  Untuk memenuhi  permintaan  pasar ekspor, tidak cukup hanya  dengan kemampuan mengekspor  sebanyak mungkin,  akan tetapi  harus  diimbangi  dengan  kualitas  produk  yang  tinggi. Oleh  karena  itu, diperlukan  suatu  petunjuk teknis  pengembangan kayu  manis  sebagai salah  satu upaya untuk memperoleh  hasil tanaman yang produktif, berkualitas,  dan dapat memenuhi  kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

Downloadhttps://drive.google.com/open?id=0B7GaL7lF0hj8VXl5MGYyOW5qemc