ARAH RISET SOSIAL, EKONOMI, DAN KEBIJAKAN SEKTOR KEHUTANAN OLEH BALAI
PENELITIAN KEHUTANAN BANJARBARU

Oleh:

Marinus Kristiadi Harun dan Adnan Ardhana

ABSTRAK

Kementerian Kehutanan mempunyai visi “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera”. Hal ini berarti bahwa hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera menjadi tujuan utama dalam pengelolaan hutan di Indonesia. Kedua aspek tersebut harus berjalan seiring dan sejalan, sehingga keduanya merupakan “dwitunggal” tujuan utama yang harus diwujudkan oleh rimbawan Indonesia. Namun demikian, kedua aspek tersebut mempunyai kriteria, indikator dan
faktor-faktor pendukung yang berbeda. Aspek “hutan lestari” mempunyai kriteria dan indikator yang berbeda dari aspek “masyarakat sejahtera”. Oleh karena itu, diperlukan “kacamata” yang berbeda untuk melihat akar masalah di masing-masing aspek tersebut. aspek-aspek yang dipandang penting terkait dengan upaya mewujudkan “hutan lestari, masyarakat sejahtera” antara lain adalah: (a) Kelembagaan (Institution), (b) Tata Kelola Kehutanan Yang Baik (Good Forest Governance), (c) Harmonisasi (resolusi konflik), (d) Dukungan IPTEK, (e) Pemberdayaan (Empowering), dan (f) Partisipasi (Participation). Makalah ini membahas tentang kesiapan dan tantangan BPK Banjarbaru dalam merespon dinamika kelembagaan, sosial, ekonomi dan kebijakan sektor kehutanan. Makalah ini disusun dengan sistematika: Pendahuluan, Tantangan Kehutanan Saat Ini, Riset Yang Telah, Sedang dan Akan Dilakukan, Hasil Riset Menjawab Tantangan dan Penutup. Makalah ini bertujuan untuk membahas hasil-hasil penelitian Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru terkait dengan aspek sosial, ekonomi dan kebijakan sektor kehutanan yang telah, sedang dan akan dilakukan serta arah riset kedepan. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa terdapat lima pilar yang diperlukan untuk mewujudkan “hutan lestari, masyarakat sejahtera”, yakni: (1) itikad baik para pihak (nation goodwill), (2) kelembagaan yang tepat (proper institution), (3) penegakan hukum (law enforcement), (4) tatakelola yang baik (good governance) dan (5) ilmu, pengetahuan, SDM dan dana yang mendukung. Oleh karena itu, hasil-hasil penelitian dan arah riset kedepan diharapkan mampu mendorong kelima
faktor tersebut berfungsi dengan baik.

DOWNLOAD

Written by :