Diluncurkan pada Februari 2016 melalui jejaring sosial facebook, Re-Peat mendapat respon positif dari berbagai pihak. Pelaksanaan Repeat tahap I yang dilakukan pada tanggal 25 Februari 2015 melibatkan 52 peserta yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa, dan TNI yang melakukan penanaman kurang lebih 2800 jenis tanaman rawa gambut antara lain Balangeran (Shorea balangeran), Pulai rawa (Alstonia pneumatophora), dan Jelutung (Dyera polyphylla).

Mengulang kesuksesan Repeat I, Re-Peat ke II dan ke III dilaksanakan lagi pada bulan Maret dan April 2016.  Prof. Gusti M. Hatta, Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Menristek pada era kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi  bahkan ikut serta dalam kegiatan Rehabilitation of Peatland (RePeat) di KHDTK Tumbang Nusa, Kab. Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.  Peserta Re-Peat bukan hanya dari komunitas mahasiswa dan akademisi tetapi juga dari Seksi Pelayanan Pemuda dan Remaja (SPR) GKE Banjarbaru. Selanjutnya, Re-Peat ke IV dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2016 oleh peserta pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Total, kurang lebih 6300 bibit ditanam dalam empat kali pelaksanaan Re-Peat.

Kesan yang sangat beragam dari peserta terkait kondisi medan penanaman yang cukup sulit. Peserta yang sebelumnya tidak mengenal kondisi lahan gambut, menyadari kegiatan penanaman di lahan rawa gambut ternyata tidak mudah,  merehabiltasi lahan yang terbakar dan rusak perlu usaha yang luar biasa.

Respon positif ini juga ditunjukkan oleh media lokal yang mengangkat tentang kegiatan Re-Peat ini pada tanggal 15 Mei 2016 yakni Kalteng Pos. Publikasi melalui media massa sangatlah penting sebagai sarana kampanye untuk menggugah kepedulian publik tentang pentingnya pencegahan kebakaran di hutan rawa gambut dan pentingnya kelestarian hutan rawa gambut.

Akhirnya, kegiatan repeat ini bukanlah solusi utama dari masalah akibat terbakarnya hutan di KHDTK Tumbang Nusa. Namun, inilah cara yang bisa dilakukan untk merangkul masyarakat dan menyebarkan suatu pemikiran bahwa memelihara kelesaterian hutan rawa gambut bukanlah beban pihak tertentu saja, tapi juga menjadi tanggung jawab banyak pihak. Kedepannya, Re-Peat diharapkan bisa lebih sering dilakukan dan melibatkan banyak pihak untuk terlibat sehingga semakin banyak yang menyadari pentingnya memelihara kelestarian hutan rawa gambut.

Kami dari BP2LHK Banjarbaru, akan terus mengajak semua elemen masyarakat, dimanapun anda berada, apapun profesi anda, terutama para rimbawan di seluruh Indonesia mari kita rehabilitasi lahan gambut bekas terbakar dengan menanam, menanam dan menanam. Info lebih lanjut di admin@foreibanjarbaru.or.id. (SFN-FZH)

 

6300 Bibit Telah Ditanam Dalam Kampanye Re- Peat

6300 Bibit Telah Ditanam Dalam Kampanye Re- Peat

Written by :