BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru, 28/11/2016)_Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) , KHDTK Tumbang Nusa kedatangan tamu dari Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) korwil Palangkaraya. Peserta yang hadir sebanyak 80 orang terdiri dari siswa pencinta alam MAN MODEL Palangkaraya, SMAN 1 Palangkaraya, SMA2 Palangkaraya dan Himpunan Mahasiswa jurusan Kehutanan Universitas Palangkaraya serta dari BKSDA Kalteng dan beberapa orang volunteer. 500 bibit Shorea balangeran yang telah disediakan telah ditanam dalam merehabilitasi lahan gambut di KHDTK Tumbang Nusa.

Kegiatan tersebut menambah jumlah partisipan Repeat (Rehabilitation of Peatland) yang diprakarsai BP2LHK Banjarbaru sebagai upaya riil merehablitasi lahan gambut. Hadir dan turun serta memberikan dukungan, Bapak Kepala BKSDA Kalteng, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, MSc yang dalam sambutannya menyampaikan “ Dalam kegiatan penanaman kali ini buhan hanya menanam pohon tetapi kita juga menanamkan harapan untuk masa depan Indonesia, harap Nandang. Selain itu beliau menambahkan bahwa dengan menanam pohon kita memberikan sumbangsih bagi generasi yang akan datang.

Mewakili BP2LHK Banjarbaru dalam acara tersebut Bapak Riswan Ariani selaku wakil dari Pengelola KHDTK Tumbang Nusa menjelaskan kepada peserta profil KHDTK Tumbang Nusa yang menjadi lokasi penanaman.

Lebih lanjut riswan menjelaskan bahwa di areal KHDTK Tumbang Nusa telah dilakukan kegiatan penelitian, yang mencakup : Pengembangan jenis pohon rawa gambut, agroforestry lahan gambut, teknologi dan aplikasi mikroba tanah, pengendalian kebakaran, perlakuan silvikultur, silvikultur teknik pemeliharaan dan permudaan alam, pemeliharaan tegakan benih teridentifikasi dan teknologi pembibitan pohon jenis rawa gambut.

“ Bagi mahasiswa yang berminat melakukan kegiatan penelitian di KHDTK Tumbang Nusa, pintu kami terbuka lebar, ujar Riswan. Dan disambut tepuk tangan riuh dari para peserta. Sampai saat ini sudah ada beberapa mahasiswa baik dari Fakultas Kehutanan Univerisitas Lambung Mangkurat dan Jurusan Kehutanan dari Universitas Palangkaraya yang melakukan penelitian di BP2LHK Banjarbaru. “Cukup dengan membawa surat pengantar dari Fakultas , InsyaAllah akan kami fasilitasi, jelas Riswan.

Peserta yang hadir pun tak kalah antusias, walaupun cuaca hujan gerimis tidak menyurutkan semangat mereka untuk menanam pohon. Intinya mereka antusias bukan karena ingin mendapatkan sertifikat dan souvenir tapi murni ingin mencari pengalaman dalam menjaga lingkungan hidup.

“Saya tidak menyesal , justru bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ini, karena saya jadi paham bagaimana beratnya pekerjaan orang-orang untuk merehabilitasi lahan
gambut, ujar salah satu peserta sekaligus koordinator kader, Mawar Sipahutar tersenyum bangga. ***

Written by :