(Telaga Langsat, 19 Desember 2016). Menindaklanjuti permintaan petani desa telaga Langsat Kabupaten Tanah Laut, BP2LHK Banjarbaru dengan dukungan dari konsorsium Pusat Unggulan Perguruan Tinggi (PUI PT) Pengelolaah Hutan Berkelanjutan (PHTB) menyelenggarakan kegiatan transfer teknologi teknik inokulasi garahu. Transfer teknologi diikuti oleh 23 orang peserta petani desa Telaga Langsat.

Kegiatan transfer teknologi dimulai pada pukul 9.00 wita. Acara diawali dengan pembukaan yang terdiri dari beberapa sambutan dan doa. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Desa Telaga Langsat, Bapak Muhammad Rizikan. Beliau menyambut baik pelaksaanaan transfer teknologi teknik inokulasi gaharu dan budidaya cendana yang dilaksanakan di desanya. “Animo masyarakat untuk mengusahakan gaharu cukup tinggi” Kata Pak Rizikan. “Hal ini dikarenakan penghasilan dari gaharu yang cukup menjanjikan” lanjut pak Rizikan. Menurut informasi yang diperoleh, gaharu yang dijual dalam satuan kilo untuk kualitas yang super bisa mencapai jutaan perkilonya. Namun beliau menyangsikan apakah masih ada gaharu dengan kualitas yang demikian. “Masyarakat telaga langsat selama memperoleh infomasi teknik inokulasi gaharu dari internet dan buku-buku’ jelas Pak Rizikan. Mereka belum sepenuhnya paham inokulan yang bagaimana yang baik dan menghasilkan gaharu. Melalui kegiatan transfer teknologi teknik inokulasi gaharu ini dihaapkan masyarakat akan dapat belajar langsung dari peneliti tentang gaharu, lanjut Pak rizikan.

Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kasie Data Infromasi dan Kerjasama BP2LHK Banjarbaru, Ibu Winingtyas Wardani, yang dalam hal ini mewakili Kepala Balai BP2LHK yang berhalangan hadir. Kasie DIk menyampaikan bahwa kegiatan transfer teknologi ini merupakan respon terhadap permintaan Dinas Kehutanan Kab Tanah Laut yang menyampaikan permintaan masyarakat desa Telaga Langsat. “Pelaksanaan kegiatan ini didukung dana dari Konsorsium Pusat Unggulan Perguruan Tinggi (PU PT) Pengelolaan Hutan Tropis Berkelanjutan (PHTB) dan anggaran dari DIPA BP2LHK Banjarbaru” kata Ibu W ining. BP2LHK Banjarbaru sudah beberapa kali menyelenggarakan transfer teknologi tentang gaharu. Untuk materi transfer teknologi di desa Telaga Langsat ini materi yang disampaikan tentang teknik inokulasi gaharu yang terdiri dari pemberian materi di kelas dan praktek. “Semoga peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan transfer teknologi sampai selesai dan dapat menerapkannya” kata Bu Wining.

Sambutan dan sekaligus membuka acara disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Kab Tanah Laut yang dalam hal ini diwakili oleh KABID Rehabilitasi Lahan, Konservasi, dan Pembinaan Hutan Dishut Tala H. Akhmad Rafiqi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada BP2LHK dan konsorsium yang merespon permintaan masyarakat desa Telaga Langsat dalam waktu yang tidak terlalu lama. Beliau menginformasikan bahwa di Telaga Langsat terdapat berbagai jenis kegiatan seperti agroforestry, Mangrove,

Materi teknik inokulasi gaharu disampaikan oleh Benny Rahmanto, S. Hut. Materi yang disampaikan mulai dari budidaya tanaman gaharu yang terdiri dari pembibitan tanaman gaharu sampai rekayasa produksi gaharu dengan induksi jamur. Rekayasa produksi gaharu terdiri dari beberapa bahasan mengenai proses pembentukan gaharu, teknologi bioinduksi gaharu, segitiga faktor pembentukan gaharu,pemanenan gaharu, dan petunjuk teknis bioinduksi. Peserta dengan antusias mengikuti pemberian materi.

Setelah pemberian materi, peserta diajak ke lapangan untuk mempraktekkan secara langsung teknik inokulasi gaharu yang telah disampaikan di kelas. Benny Rahmanto dan Edy Suryanto mempratekkan sambil menjelaskan langkah-langkah inokulasi gaharu. Peserta memperhatikan dengan seksama dan selanjutnya mereka mempraktekannya

Dalam kegiatan ini Panitia memberikan sample inokulan gaharu produski pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan yang berkantor di Bogor. Sejumlah 4 botol inokulan diterimakan Kepala Desa, yang nanti akan didistribusikan kepada warga yang mempunyai pohon gaharu yang siap suntik. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama di depan kantir desa Telaga Langsat.

 

Written by :