BP2LHK_Banjarbaru (Banjarbaru_27012017). Kalimantan diperkirakan memiliki 2500-3000 spesies anggrek yang tumbuh di hutan dan Kalimantan merupakan pulau terbesar ketiga di dunia yang kaya akan spesies anggrek. Namun kondisinya sekarang, anggrek mengalami keancaman kepunahan yang besar karena ekploitasi anggrek yang berlebihan. Nilai ekonomis yang tinggi, keindahan dan keunikan spesies anggrek menarik minat banyak kolektor dan hal ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya eksploitasi anggrek di Kalimantan.

Syaifudin dan Edi Suryanto, peneliti dan teknisi litkayasa pada Balai Penelitian Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Balitbang LHK Banjarbaru) bersama dengan tim peneliti dari Kebun Raya Banua melakukan eksplorasi tumbuhan anggrek di wilayah Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan yang meliputi beberapa wilayah kabupaten yaitu kabupaten Kotabaru, Balangan, Tabalong dan Tanah Bumbu. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya konservasi anggrek dan terdokumentasi anggrek yang ada di Kalimantan Selatan.

Hasil eksplorasi dan dokumentasi tanaman anggrek dituangkan dalam sebuah buku berjudul “ Eksplorasi Anggrek Hutan Kalimantan Selatan” yang diterbitkan oleh Unit Pelaksana Teknis Kebun Raya Banua provinsi Kalimantan Selatan. Buku ini dapat menjadi salah satu media untuk menambah pengetahuan mengenai ragam jenis anggrek yang ada di hutan Kalimantan Selatan dan juga dapat digunakan sebagai referensi ataupun bahan penelitian lanjutan.

Dalam buku ini kita bisa mengenal lebih dekat jenis-jenis anggrek yang ada di Kalimantan Selatan. Jenis-jenis anggrek endemik yang ada di hutan Kalimantan Selatan antara lain : Eulophia spectabilis (Dennst) Suresh, Oberonia microphylla Blume, Phlaenopsis modesta J.J. Sm, dll. Selain itu kita juga dapat melihat keindahan berbagai jenis anggrek yang merupakan hasil “jepretan” tangan dingin Syaifudin. Selain buku, jenis-jenis anggrek yang ditemukan dikoleksi dan dilakukan upaya budidaya di kebun Raya Banua Kalimantan Selatan.

Syaifudin, bersama dengan tim dari Balitbang LHK Banjarbaru sebenarnya juga telah melakukan eksplorasi berbagai jenis anggrek yang ada di Kalimantan Selatan. Hasil eksplorasi Syaifudin dan tim telah dikumpulkan dan saat ini telah menjadi bahan koleksi anggrek Balitbang LHK Banjarbaru.

Kerjasama antar Balitbang LHK Banjarbaru dengan Kebun Raya Banua ini memberikan sumbangsih yang sangat berarti bagi pelestarian anggrek yang ada di Kalimantan Selatan. Kedepan diharapkan, kerjasama ini terus berlanjut dan lebih banyak lagi jenis-jenis anggrek yang dikoleksi dan didokumentasikan ***(JND).

Written by :