BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru, 19/2/2018). Hari Rabu, 14 Februari 2018 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Banjarbaru jalin kemitraan dengan kelompok tani.  Pertemuan untuk membangun  kemitraan dengan petani sekitar KHDTK yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Sejahtera dilaksanakan di Desa Baramban, Kec.Piani, Kabupaten Tapin. Kegiatan ini sebagai wujud pemberdayaan masyarakat sekitar KHDTK Rantau.

Kegiatan yang berlangsung di sore hari tersebut dihadiri oleh Tim BP2LHK Banjarbaru yang dipimpin langsung Kepala BP2LHK Banjarbaru, Ir. Tjuk Sasmito Hadi, MSC. Hadir pula dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan  (BPSKL) Wilayah Kalimantan, sebagai fasilitator pembentukan kemitraan. Turut hadir pula dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) , Penyuluh Dishut Propinsi Kalsel, penyuluh KPH Hulu Sungai, Babinsa, Kepala Desa Baramban dan 35 anggota Gapoktan. Gapoktan ini terdiri dari 3 kelompok tani yakni: Kelompok Tani Tuntung Pandang 1, Kelompok Tani Tuntung Pandang 2 dan Kelompok Tani Tunas Muda.

Acara didahului dengan arahan  sekaligus pembukaan oleh Bapak Kepala Balai yang menjelaskan secara singkat rencana kemitraan yang akan dibangun. “Bapak dan ibu sekalian dengan kemitraan ini dapat menggarap lahan KHDTK Rantau dan mendapatkan hasil panennya tapi tidak boleh memindahtangankan, menjual atau memiliki areal KHDTK ini”, jelas Kabalai.

Selanjutnya Haris Hartono, S.Hut dari BPSKL wilayah Kalimantan memberikan penjelasan secara detail bagaimana persyaratan dan kelengkapan usulan kemitraan pada Pengelola Hutan, tata cara kemitraan dan apa saja hak dan kewajiban mitra. “Pada Kemitraan, luas areal kemitraan maksimal 2 ha/KK. Mitra berhak mendapatkan keuntungan sesuai dengan Naskah KesepakatanKerjasama (NKK) dan mempunyai kewajiban mentaati NKK, menjaga dan melindungi areal kemitraan serta membayar PNBP dari kemitraan”, papar Haris.

Pada pertemuan ini  juga dibuat dan didiskusikan bersama-sama draft Naskah Kesepakatan Kerjasama (NKK) yang akan disepakati oleh pihak-pihak yang bermitra. Anggota Gapoktan terlihat antusias pada rencana pembentukan kemitraan ini. Kami siap untuk bekerja menggarap areal KHDTK dengan pola kemitraan, ujar Rahmadi.  Rencana kemitraan ini 35 anggota Gapoktan akan menggarap areal KHDTK seluas 70 hektar yang akan ditanami sengon dengan pola agroforestry. Untuk jenis tanaman pertanian diserahkan kepada kelompok tani.

Rencana kemitraan ini  akan ditindak lanjuti dengan mengirimkan permohonan ke Menteri  melalui Direktorat Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial Subdit Penyiapan Kemitraan Kehutanan. Diharapkan kemitraan ini dapat menjadi sumbangsih kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar KHDTK Rantau yang dikelola BP2LHK Banjarbaru.(Lis)

Written by :