Tim Pelaksana : Tri Wira Yuwati,  Safinah Surya Hakim, Dewi Alimah,  Budi Hermawan,  M.Ali Mustofa.

ABSTRAK

Mikroba tanah seperti mikoriza arbuskula, cendawan endofitik, bakteri penambat nitrogen, bakteri pelarut fosfat, bakteri pereduksi sulfur berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pemacu pertumbuhan tanaman dan agen remediasi lahan hutan terdegradasi. Akan tetapi potensi tersebut sampai saat ini belum banyak dimanfaatkan.  Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh teknologi konservasi hayati melalui bioprospeksi mikroba asal hutan rawa gambut. Penelitian ini adalah penelitian multiyears yang dimulai sejak tahun 2015. Penelitian tahun 2017 bertujuan untuk mendapatkan teknik inokulasi mikoriza arbuskula dan cendawan endofitik untuk meningkatkan pertumbuhan Gerunggang, Belangeran, Ramin, Nyatoh dan Sengon di persemaian. Teknik inokulasi dengan mengkombinasikan dosis, frekuensi aplikasi, dan jenis isolat mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis mikoriza arbuskula berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Gerunggang. Dosis dan frekuensi aplikasi fungi endofit tidak memberikan respon positif terhadap tanaman Gerunggang, Ramin dan Belangeran di persemaian. Dual inokulasi mikoriza arbuskula-fungi endofit tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Nyatoh dan Sengon di persemaian.

Written by :