Tim Pelaksana  : Purwanto Budi Santosa, Eko Suhartono, Iskandar, Susi Andriani, Hendra Ambo , Gravi M.

ABSTRAK

 

Biaya pengobatan dan upaya pencegahan diabetes melitus (DM) sampai saat ini masih tinggi.Hal ini mendorong beberapa peneliti untuk menemukan alternatif baru untuk pengobatan dan pencegahan DM, seperti metode pengobatan tradisional menggunakan tanaman obat.Berpangkal dari hasil penelitian sebelumnya bahwa daun, biji, dan kulit batang Gemor diketahui mengandung senyawa-senyawa fitokimia dan berpotensi sebagai antidiabetes,serta mencegah komplikasinya secara in vitro.Hasil penelitian lanjutan secara in vivo pada tikus juga dapat diketahui bahwa daun dan kulit batang Gemor berpotensi sebagai antidiabetes, serta bahan tersebut juga terbukti aman dikonsumsi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dilakukan uji aktivitas organoleptik sediaan,  farmakologis,  antioksida. Uji oraganoleptik dilakukan pada 7 formula variasi sediaan suplemen gemor yang terdiri dari campuran teh  dan gemor dengan perbadingan sbb (A=0:2; B = 1:1; C= 1:2; D= 1:3; E=3:1;F=2:1;G=2:0) terhadap 25 sampel responden. Berdasarkan penilaian tingkat kesukaan pada semua  parameter warna, aroma dan rasa teh gemor, maka  dari tingkat pilihan sangat suka sampai suka, terdapat  4 rata –rata komposisi teh gemor yang mempunya nilai rata-rata tertinggi yatiu B, D, E, F (masing-masing  46,06%, 46,06%, 44,85% dan 49,70%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan celup Gemor yang mempunyai aktivitas antidiabetes, antiglikasi, dan anti hiperkolesterol terbaik yaitu sediaan D. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa seluruh sediaan celup Gemor memiliki aktivitas antiinflamasi, dan sediaan celup yang mempunyai aktivitas terbaik yakni sediaan celup D. Berdasarkan hasil uji aktivitas antioksidan diketahui bahwa sediaan celup Gemor memiliki beberapa aktivitas antioksidan seperti, scavenging radikal hidroksil, hidrogen peroksida dan chelating logam. Hasil penelitian diketahui bahwa aktivitas antioksidan terbaik berturut-turut terdapat pada sediaan celup F, G, dan D. Akan tetapi, dikarenakan sediaan celup D mempunyai aktivitas antidiabetes dan antinflamasi yang lebih baik, maka sediaan yang digunakan untuk uji pra-klinik adalah sediaan celup D.  Sehingga  sediaan dengan formula D dengan komposisi teh:daun gemor (1:3) dapat digunakan untuk mempunyai tingkat kesukaan panelis yang tinggi (aroma, warna, rasa) danmempunyai aktivitas antidiabetes, antiglikasi, dan antihiperkolesterol,  aktivitas antiinflamasi dan antioksidan terbaik

Written by :