Edukasi merupakan salah satu kegiatan penting dalam mendukung kegiatan rehabilitasi hutan. Melalui edukasi, terbentuk kesadaran akan pentingnya hutan dan lingkungan. Menyadari pentingnya  pendidikan ini, Balai Penelitian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Banjarbaru selalu menyisipkan kegiatan pendidikan lingkungan pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mendukung kegiatan yang dilakukan oleh balai, terutama kegiatan rehabilitasi. Beberapa kegiatan pendidikan lingkungan rutin dilakukan oleh BP2LHK antara lain memberikan fasilitas kepada sekolah-sekolah dasar ataupun jenjang yang lebih tinggi untuk belajar tentang hal-hal yang terkait dengan kehutanan serta lingkungan di kampus BP2LHKH Banjarbaru.

Selain itu, terdapat pula kegiatan lain yang sudah dilakukan oleh BP2LHK yaitu Pembentukan Kader Peduli Gambut. Kegiatan ini direncanakan akan dilakukan secara rutin  dengan melibatkan sekolah-sekolah SMP dan SMA serta pihak lain yang besinggungan dengan lahan gambut di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Pembentukan kader peduli gambut ini dilakukan dengan serangkaian kegiatan antara lain belajar singkat tentang gambut dan manfaatnya serta  pengetahuan tentang restorasi gambut. Kegiatan selanjutnya diisi dengan praktik pengenalan dan pembuatan bibit tanaman serta terjun langsung melakukan penanaman lahan gambut bekas terbakar.

“Kegiatan pembentukan kader peduli gambut merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan dukungan masyarakat dalam rehabilitasi gambut”,  ujar Tjuk Sasmito Hadi, M.Sc selaku kepala Balai BP2LHK Banjarbaru. Tjuk juga menambahkan pentingnya pendiidikan lingkungan sejak dini dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lahan gambut.

Selain itu, kader gambut yang sudah dibentuk hingga saat ini turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan rehabilitasi hutan rawa gambut yang dilaksanakan oleh BP2LHK terutama di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tumbang Nusa antara lain kegiatan Repeat yang merupakan kegiatan penanaman lahan terdegradasi .

“Pada tahun 2018, rencananya akan dilakukan tindak lanjut dari kegiatan 2017, yaitu dengan melakukan pertemuan dengan kader gambut dan  memfasilitasi rencana kegiatan dan aktivitas kader gambut. Kemudian melakukan pendampingan kader untuk mensosialisasikan terkait restorasi gambut secara sukarela (RePeat) dan menyebarkan kegiatan kaser peduli gambut di media sosial, ” ujar Purwanto Budi Santosa, peneliti sekaligus penggagas kegiatan pembentukan  kader peduli gambut.

Written by :