Abstrak

Reklamasi areal bekas tambang melalui kegiatan revegetasi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan bekas tambang. Tanaman dapat menciptakan kondisi iklim mikro yang dapat meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang pada akhirnya dapat memperbaiki kondisi tanah secara umum. Proses tersebut memacu juga perubahan vegetasi penutup lahan yang dicerminkan dengan komposisi floristik pada areal tersebut dan apabila proses tersebut berlangsung terus tanpa gangguan yang berarti akan tercapai apa yang disebut dengan tahap akhir suksesi sehingga terbentuk suatu ekosistem hutan yang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan databae kondisi area bekas tambang batubara yang telah direhabilitasi, dan diharapkan menjadi dasar untuk pengelolaan kawasan bekas tambang yang lebih produktif. Penelitian dilakukan dengan metode observasi pada area reklamasi tambang batubara. Data vegetasi diperoleh dengan analisis vegetasi pada petak ukur permanen berukuran 50 m x 50 m pada beberapa tegakan di area reklamasi. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa kondisi keanekaragaman vegetasi pada hutan sekunder yang berada di pinggir lokasi tambang terdiri dari semua kelas regenerasi. Ketersediaan ruang dan cahaya menjadi faktor penentu kekayaan jenis pada suatu tegakan.          Kehadiran jenis-jenis lokal pada hutan sekunder dapat berguna sebagai pohon induk yang akan menginvasi proses suksesi alami pada tegakan revegetasi.

 Kata Kunci : suksesi, revegetasi, area bekas tambang

Media Publikasi :                        

Prosiding Nasional Silvikultur V & Kongres Masyarakat Silvikultur Indonesia IV Silvikultur Untuk Produksi Hutan Lestari dan Rakyat Sejahter, Lambung Mangkurat University Press, 2018

Penulis :

Susi Andriani