BP2LHKBJB. Banjarbaru 12122018. Tumbang Nusa, 5 Desember 2018 BP2LHK Banjarbaru menggelar Advis Teknis di KHDTK Tumbang Nusa. Tema yang diangkat  adalah “Pembuatan Tanaman di KHDTK Tumbang Nusa. Harapannya masyarakat sekitar KHDTK Tumbang Nusa yang sebagian berprofesi sebagai penangkar bibit kecil-kecilan terdorong menghasilkan bibit yang berkualitas sehingga dapat bersaing dengan penangkar besar. Ada 30 orang peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Tumbang Nusa dan Desa Tanjung Taruna .

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Litbang LHK Banjarbaru, Ir. Tjuk Sasmito Hadi, MSc.  Dalam sambutannya Tjuk mengajak masyarakat berani bersaing dalam menghasilkan bibit yang berkualitas. “ Nah sekarang awalnya dengan belajar dulu tentang bagaimana membuat tanaman yang benar dan berkualitas. “KHDTK Tumbang Nusa mengakomodir dengan melaksanakan advis teknis ini, pungkas Tjuk.

Materi yang pertama adalah Standar Mutu Bibit, disampaikan Rusmana, S.Hut.  “Untuk mencapai bibit siap tanam bermutu tinggi diperlukan pengetahuan dan tahapan proses pembuatan bibit yg benar, ungkap Rusmana. Yang harus diperhatikan dalam membuat bibit berkualitas  yaitu penggunaan benih yang unggul dan berkualitas dan pemeliharaan bibit yang baik dan benar. Bibit siap tanam harus bibit sehat, batang kokoh (tinggi dan diameter batang seimbang), hasil perbandingan antara Top (bagian bibit diatas tanah) dan Root (bobot akarnya) berada pada nilai 1-10, dan tiap jenis tanaman akan berbeda umur siap tanamnya, jelas Rusmana lebih lanjut.

Selanjutnya Safinah Surya Hakim, S.Hut MSi  menyampaikan terkait pemanfaatkan jamur ekto  mikoriza yang ada di hutan sebagai pupuk. “Ini adalah salah satu cara untuk efisiensi biaya pemupukan di persemaian, disamping itu bibitnya nanti akan kuat saat ditanam di lapangan”, ujar Safinah meyakinkan. “Nah bagi bapak dan Ibu yang sudah memulai bisnis persemaian, pupuk dari jamur ekto ini akan cukup menguntungkan”, pungkas Safinah.

Tak kalah menarik materi yang disampaikan oleh Reny Setyo Wahyuningtyas, S.Hut, MSc, yaitu tentang teknik pembuatan Kompos.  Reny menjelaskan tentang, komposisi bahan-bahan kompos, faktor-faktor yang mempengaruhi pengomposan dan prospek pengembangan usaha pembuatan kompos di masa depan.

“Pembuatan kompos ini akan  mendukung pertanian organik dan menjual pupuk organik. Kompos di masa yg akan datang diharapkan dapat menjadi subtitusi pupuk anorganik yg harganya semakin mahal dan bahkan banyak dipalsukan. Banyaknya limbah organik seperti tumbuhan bawah, gulma pertanian dan gulma air di lahan gambut merupakan potensi yang perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga memberi nilai tambah terhadap limbah tersebut sekaligus memberi solusi pembersihan lahan tanpa bakar”, jelas Reny.

Masalah yang sering ditemui di persemaian adalah hama dan penyakit. Untuk bagian ini disampaikan oleh Beny Rahmanto, S.Hut . Beny menunjukkan apa saja hama dan penyakit yang sering ditemui di persemaian serta cara penanggulangannya.

Terakhir Adnan Ardhana, S.Sos menjelaskan terkait analisis kelayakan usaha. “ Sebelum menjalankan sebuah usaha, sebaiknya dilakukan lebih dahulu analisis kelayakan usahanya, termasuk dalam usaha pembibitan tanaman hutan, ungkap Adnan.  Hal ini dilakukan agar mendapatkan proyeksi pendapatan usaha akan menguntungkan atau malah merugikan. Kriteria umum kelayakan usaha untuk skala UMKM yang disarankan adalah kriteria R/C ratio atau perbandingan antara Penerimaan Usaha  dengan Total Biaya serta Payback Period atau kemampuan suatu usaha didalam mengembalikan semua modal/investasi yang ditanam. Payback Period dinyatakan dalam satuan waktu, misal bulan atau tahun. Jelas Adnan.  

“ Beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum memulai usaha antara lain, fokus terhadap tujuan, selalu belajar, bertindak nyata dan rasional, selalu berinovasi, selalu menjaga kesehatan dan mengetahui titik akhir untuk berhenti berusaha”, pungkas Adnan

Hubungan yang baik antara pengelola KHDTK Tumbang Nusa dan masyarakat disekitarnya adalah hal yang mutlak. Membantu memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar dengan advis teknis ini sangat dirasakan kebaikannya oleh masyarakat. Saya dan semua warga merasa terbantu dan mendapatkan ilmu dari kegiatan advis teknis ini, ucap Dio Kepala Desa Tumbang Nusa pada saat penutupan.

Written by :