Tujuan  Pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada  dasarnya bertujuan untuk mengelola hutan secara lestari dan efisien ser- ta dapat memberikan manfaat yang sebesar- besarnya untuk kemakmuran masyarakat baik di dalam  maupun  sekitar hutan.  Pertanyaaan berikutnya yang mucul adalah bagaimana aksi nyata untuk menuju kondisi tersebut? Sebagai pengelola   ditingkat  tapak,  KPH mempunyai tingkat  fleksibilitas yang cukup  tinggi dalam menentukan           bagaimana          sebuah kawasan akan dikelola.

Salah satunya bagaimana menentukan skema untuk  memberdayakan masyarakat di dalam maupun  sekitar  hutan.  Langkah strategis  su- dah diambil oleh KPHP Tanah Laut, salah satu KPH di lingkup propinsi  Kalimantan  Selatan. Setelah  melalui  proses  beberapa kali diskusi lapangan (Focus  Group  Discussion) serta  ka- jian yang komprehensif  terhadap beberapa komoditas  yang potensial  dikembangkan ma- syarakat, maka terbentuklah skema kemitraan antara masyarakat desa terpilih dengan  KPHP Tanah Laut untuk mengembangkan jamur ti- ram. Terdapat  sebanyak 6 (enam) unit Rumah jamur  yang dikelola  4 Kelompok Tani Hutan (KTH) pada  3 (tiga) Desa meliputi: KTH  Ingin Maju Desa Tebing Siring sebanyak 1 (satu) unit; KTH Suka Maju Desa Tebing Siring sebanyak 1 (satu) unit; KTH Kariya Jaya  Desa Ambungan sebanyak 2 (dua) unit dan KTH Subur Makmur Desa Telaga sebanyak  2 (dua) unit.  Pada ma- sing-masing  rumah  jamur  difasilitasi  baglog siap pakai sebanyak 2.000 buah. Selengkapnya ………

Media Publikasi :                        

Buletin PHPL Edisi V/Juni 2018

Penulis :

Nunung Khusnul Faizah,  Adnan Ardhana dan Diding Suhardiwan

Written by :