Dipenghujung tahun 2019, tepatnya tanggal 28-29 Desember 2019 lalu, KHDTK Riam Kiwa Balai Litbang LHK Banjarbaru menjadi tempat kegiatan persami (Perkemahan Sabtu Minggu) anggota Pramuka Gudep 08.355 dan 08.356 dari SMP Negeri 1 Penggaron. Inilah wujud fungsi edukasi yang kami jalankan di KHDTK ini, ungkap Rusmana , S.Hut , Penanggung Jawab KHDTK Riam Kiwa.

KHDTK Riam Kiwa memang pas buat kegiatan perkemahan, disamping memiliki areal pekarangan terbuka yang luas di depan camp dan hutan tanaman yang terpelihara dengan baik,  alamnya pun asri dan nyaman, jelas Rusmana. Lokasi KHDTK Riam Kiwa pun tidak begitu jauh dari sekolah di Kecamatan Pengaron, hanya kurang lebih 10 km, jadi sangat memungkinkan untuk dikunjungi, lanjut Rusmana

Selama 2 hari para siswa melakukan kegiatan kepramukaan, antara lain untuk siang hari diisi dengan keterampilan  tali temali dan keterampilan kepramukaan lainnya.. Selain itu juga diisi kegiatan  pengenalan jenis-jenis pohon di KHDTK Riam Kiwa agar siswa belajar mencintai alam, kegiatan tersebut didampingi oleh Marsudi, petugas di KHDTK Riam Kiwa.

Malam harinya , seperti kegiatan persami pada umumnya adalah kegiatan jurid malam yang sangat pas dilaksanakan di areal tanaman KHDTK Riam Kiwa. Kegiatan malam diakhiri dengan acara menyalakan api unggun dengan menampilkan bakat masing-masing siswa baik bernyayi, baca puisi dan atraksi yang mengundang gelak tawa diantara mereka.

Keceriaan dan kebahagiaan tergambar dari wajah siswa-siswa yang mengikuti kegiatan persami, dengan pendampingan oleh petugas KHDTK Riam Kiwa, Bapak Marsudi kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

Tidak hanya SMPN 1 Pengaron, sebelumnya pernah juga dilaksanakan kegiatan Persami gabungan Gudep se Pengaron. Kemudian bukan hanya siswa SMP dan SMA, sampai tingkat SD dan Paud pun berkunjung ke KHDTK Riam Kiwa untuk belajar terkait alam dan lingkungan.

“ Bahkan kami pun mempersilahkan siswa SD  yang lokasinya sangat dekat dengan KHDTK Riam Kiwa, yaitu SDN Sukaramai untuk melakukan pembelajaran pendidikan Jasmani dan Olahraga di halaman camp KHDTK Riam Kiwa, mengingat halaman sekolah mereka sempit dan  kondisinya miring  sehingga terbatas untuk kegiatan olahraga “, ungkap Rusmana bercerita. “Setelah berolahraga siswa siswi kami ajak mengenal jenis-jenis tanaman di sekitar camp KHDTK”, sambung Rusmana.

Dengan besarnya minat sekolah-sekolah untuk belajar di KHDTK Riam Kiwa, maka penting kiranya untuk terus ditingkatkan fasilitas dan sarana prasarana di KDTK Riam Kiwa. Itu semua pastinya memerlukan dana yang memadai. Semoga kedepan upaya ke arah tersebut dapat terwujud, pungkas Rusmana.

Written by :