Oleh : Aditya Noor Robby

Kondisi lingkungan , ternyata berkontribusi mempengaruhi pertumbuhan meranti rawa di Tumbang Nusa  sebesar 43,8%. Sedangkan sisanya sekitar 56,2 % dipengaruhi oleh faktor yang lain. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Donny Rachmanadi dkk seperti yang dimuat dalam Jurnal Silva Sains volume 1 tahun 2011. Lebih lanjut donny menyatakan bahwa faktor lingkungan yang mempengaruhi tersebut adalah ruang tumbuh, kadar air tanah dan nilai kapasitas tukar kation. Penelitian ini bermanfaat sebagai data dasar untuk melakukan manipulasi lingkungan dalam rangka pengembangan jenis tanaman meranti rawa. Kondisi lingkungan yang tepat akan menstimulasi  tanaman untuk menyerap unsur hara secara optimal untuk pertumbuhannya.

Ekosistem rawa gambut yang terdegradasi dapat ditingkatkan produktifitasnya melalui penanaman, salah satunya dengan jenis meranti rawa. Jenis ini mempunyai nilai  komersil. Harga kayu di pasaran  mencapai 2-2,5 juta per kubiknya.  Dengan demikian pengembangan meranti rawa di lahan gambut akan mempunyai 2 manfaat yaitu di satu sisi akan memperbaiki ekosistem rawa gambut dan di sisi lainnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan kayu.

Menurut donny pada prinsipnya faktor yang  mempengaruhi pertumbuhan tanaman ada 2 yaitu faktor pertumbuhan yang berada di atas tanah dan faktor pertumbuhan yang berada di bawah tanah. Faktor pertumbuhan yang berada di atas tanah lebih kepada pengkondisian lingkungan tumbuh agar tanaman dapat tumbuh optimal. Apabila kondisi lingkungan tumbuh terjaga dengan baik maka tanaman dapat menyerap unsur hara bagi pertumbuhannya. Oleh karena itu  faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman  penting untuk diketahui.

Penelitian ini dilakukan di KHDTK Tumbang Nusa dengan membuat pengamatan terhadap 30 individu meranti rawa. Indikator yang diukur antara lain kandungan air pada kedalaman 0-15 cm dan 15-30 cm, kelembaban udara, ruang tumbuh potensial redoks, daya hantar listrik, kematangan gambut, kandungan c organik, kapasitas tukar kation, pH tanah dan suhu tanah. Dari data-data tersebut dibuat persamaan regresi untuk memprediksi faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhanjenis meranti rawa.

Penelitian ini lebih lanjut mengungkapkan bahwa   pengaturan ruang tumbuh dapat dilakukan dengan pengaturan jarak tanam dan tipe penanaman seperti penanaman dalam jalur dengan lebar tertentu dan penanaman dalam rumpang/gap.

Written by :