Di edisi akhir tahun, Bekantan (Berita Kehutanan Kalimantan) Volume 7 No. 1 Tahun 2019 menyapa pembaca dengan tema “Lingkungan Hidup di Sekitar Kita”. Tema ini sengaja diangkat untuk mengingatkan kembali bahwa kepedulian manusia akan kelestarian lingkungan hidup mutlak adanya. Lingkungan merupakan tempat dimana seluruh sumber daya alam tersedia yang berarti bahwa lingkungan hidup menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia demi kelangsungan hidupnya. Acap kali ego manusia memandang bahwa lingkungan adalah sumber daya alam yang harus dieksploitasi sebanyak mungkin demi kepentingan segelintir orang.  Jika dibiarkan berlarut-larut, kegiatan eksploitasi tentunya akan menyebabkan rusaknya lingkungan hidup.

Penggunaan teknologi yang tidak ramah lingkungan, sikap individu yang tidak peduli lingkungan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan turut andil memperparah kerusakan lingkungan. Berbagai upaya dan gerakan rehabilitasi lingkungan hidup yang dicanangkan pemerintah tentu tidak akan berhasil tanpa ada dukungan dan keterlibatan langsung semua elemen masyarakat serta pemahaman dan kesadaran yang tinggi akan tanggung jawab menjaga lingkungan.

Pada Rubrik Lansekap edisi kali ini, Bekantan menelisik kepedulian dan keterlibatan masyarakat kota Banjarbaru terhadap lingkungan melalui aktivitas mengurangi penggunaan kantong plastik, membangun banyak ruang terbuka hijau di lingkungan perumahan dan perkantoran, menggalakkan Program Adiwiyata (green school) tingkat Sekolah Dasar dan lain-lain.

Selanjutnya Bekantan mengenalkan pemanfaatan KHDTK Riam Kiwa lainnya di samping sebagai sarana prasarana penelitian dan pengembangan. Kini di KHDTK Riam Kiwa dapat dimanfaatkan untuk  edutainment, camping ground, wisata ilmiah, dan olah raga touring. Ulasan selengkapnya juga dapat disimak pada rubril lansekap.

Bagi pegiat lingkungan di sekitar Banjarbaru, sosok Daryono sudah tidak asing lagi. Memiliki kecintaan terhadap lingkungan yang bersih dan indah, salah satu ASN BPDASHL Barito ini telah belasan tahun malang melintang berkiprah dalam pengelolaan sampah dan lingkungan di Banjarbaru. Bersama timnya yang tergabung dalam suatu wadah yang diberi nama Green and Clean (GnC), Daryono berkeliling di setiap RT di Banjarbaru untuk membersihkan lingkungan setiap Sabtu pagi. Sepak terjang Daryono bersama tim Green and Clean (GnC) dapat disimak pada Rubrik Profil.

Dengan icon sebagai daerah seribu sungai, Rubrik Fokus menyajikan ulasan terkait arti penting sungai bagi masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pada ulasan ini disinggung beberapa program yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah seperti program penghapusan jamban terapung dan program revitalisasi Sungai Kemuning di Kota Banjarbaru. Pada rubrik ini juga diulas tentang kondisi kualitas air sungai di Kalsel secara riil dibalik capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kalsel. Gerakan pengendalian sampah plastik yang sedang trend saat ini juga menjadi salah satu fokus pilihan redaksi.

Rubrik Artikel menyajikan berbagai ulasan yang tak kalah menarik untuk disimak. Beberapa artikel tentang jenis buah asli Kalsel, jenis-jenis burung di sekitar hutan kota (lingkungan sekitar Balitbang LHK Banjarbaru), Go-ARK atau Gerakan Observasi Amfibi Reptil di Kalimantan, dan seruan saatnya ganti wadah bibit, bukan berbahan plastik diharapkan menambah wawasan kita seputar aktivitas menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Lawatan Amalia Rezeki, dosen pendidikan biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ke Finlandia dan Estonia di Eropa Utara mengisi Bekantan edisi kali ini. Pada pertengahan tahun 2019 kemarin, Amalia Rezeki berkesempatan menyuarakan konservasi bekantan dan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kalsel. Ulasan selengkapnya dapat disimak pada Rubrik Khusus. Bekantan edisi ini juga diwarnai dengan berbagai aktivitas Balitbang LHK Banjarbaru yang dikemas secara menarik dalam lintas berita sepanjang penghujung tahun, yaitu antara lain Walikota Banjarbaru resmikan Rusa Sambar Edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru; Edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru kebanjiran kunjungan; Tampil di TVRI Kalteng, Balai Litbang LHK Banjarbaru ajak masyarakat olah lahan gambut tanpa bakar; dan kiprah Prof. Ris Acep Akbar di Kalsel. Selanjutnya kami ucapkan selamat menikmati persembahan majalah Bekantan Edisi Akhir Tahun.

Written by :