BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru 03/04/2020). Madu kelulut merupakan salah satu komoditi hasil hutan bukan kayu yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan . Salah satu cara membudidayakan madu kelulut adalah dengan membuat kandang lebah madu atau lebih dikenal dengan setup.

Selama ini setup yang digunakan masih didominasi dari kayu. Sebagai alternatif penggunaan setup kayu, peneliti BP2LHK Banjarbaru menggunakan kerajinan tembikar yang merupakan produk khas dari  Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Penggunaan kerajinan tembikar sebagai salah satu bahan setup lebah kelulut, merupakan salah satu kegiatan penelitian untuk mendapatkan alternatif bahan setup. Selain gerabah atau tanah liat, digunakan pula beberapa jenis bahan setup diantaranya keramik, bambu, dan beton.

Berdasarkan hasil pengamatan, setup yang terbuat dari kerajianan tembikar tersebut memiliki keunnggulan dibandingkan dengan bahan setup yang terbuat dari keramik, bambu, dan beton (semen). Tingkat keberhasilan setup dari tembikar ini memiliki persentase yang sama dengan setup yang dibuat dengan kayu yakni 67% persen.

“Perkembangan setup yang dibuat dari tembikar cukup baik dibandingkan dengan setup bahan lain. koloni kelulut yang baru dipecah, dapat tumbuh aktif serta membangun sarang di dalamnya”, ujar Beny Rahmanto, S.Hut, peneliti BP2LHK Banjarbaru yang menginisiasi pemakaian tembikar sebagai bahan setup.

Perkembangan penelitian ini menunujukkan bahwa penggunaan bahan lain selain kayu dapat dipertimbangkan sebagai bahan baku setup lebah kelulut dalam aktivitas budidaya lebah kelulut. Penggunaan bahan akternatif selain kayu ini tentu saja dapat menekan penebangan kayu yang digunakan untuk pembuatan setup.

“Perlu ada inovasi yakni menambah tebal tembikar. Saat ini kerajinan tembikar asal Nagara ketebalannya hanya sekitar satu sentimeter. Oleh karena itu, agar ketahanan koloni lebih baik, sebaiknya ketebalannya ditambah menjadi kurang lebih 2 cm”, tambah Beny.

Sebagai informasi, penelitian alternatif bahan setup untuk budidaya madu kelulut ini merupakan salah satu bagian penelitian “ Budidaya Madu Kelulut di Wilayah KPH Hulu Sungai”. Penelitian ini merupakan kerjasama dari LItbang LHK Banjarbaru dan juga Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Selatan. Selain meneliti aspek penggunaan bahan alternative untuk setup, penelitian ini juga mempelajari sumber pakan madu kelulut, teknik pecah koloni, dan aspek pasca panen madu kelulut. (saf)***

Written by :