Sejak Edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru ditutup karena wabah covid 19 tanggal 16 maret 2020, keberadaan 2 ekor rusa sambar terus dijaga dan diperhatikan perkembangannya. Untuk itu pengelola arboretum sekaligus Edupark Balai Litbang Banjarbaru berinisiatif untuk meningkatkan nutrisi  pakan rusa.

Untuk menambah ketersediaan hijauan pakan ternak di lingkungan edupark  kantor, maka kami secara resmi meminta bibit atau bahan stek rumput dan Gamal di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di Tambang Ulang- Pelaihari Kab. Tanah Laut, ujar Rudy Supriadi, SP pengelola Arboretum dan Edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru.

Tanggal 3 Juni 2020 proses pengambilan bahan stek rumput dan gamal dilakukan.  Jenis rumput pakan yg diambil yaitu : odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) sekitar 1200 stek, kinggrass (Pennisetum purpuphoides ) sekitar 150 stek dan gamal (Gliricidia sepium) sekitar 100 stek, jelas Rudy.

Kiki Kristanto, Staf dari BPTU-HPT menjelaskan bahwa pemberian atau hibah  ahan stek rumput ini biasa dilakukan dengan prosedur kedinasan yang resmi. 

Selanjutnya setelah proses pengangkutan, bahan stek rumput diberikan perlakuan di GreenHouse selama kurang lebih 1 bulan, setelah itu selama 2 minggu diletakkan dibawah naungan, sebagai upaya beradapstasi dengan lingkungan.

Luasan lahan untuk pakan ternak di lingkungan arboretum sekitar 0,5 Ha. Tapi tidak dalam bentuk satu hamparan ya, ujar Rudy. Namun akan kita pisah-pisah dalam 3-5 spot, lanjut Rudy.

Semoga dengan penambahan lahan untuk ketersediaan pakan rusa, akan meningkatkan nutrisi dan membuat kedua rusa sambar di edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru semakin sehat, dan bisa beranak pinak.

Sebagai informasi kedua rusa sambar ini dalam keadaan sehat, walaupun sepi pengunjung tetapi ketersediaan nutrisi tetap diperhatikan. Semoga wabah covid 19 ini dapat segera berakhir dan edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru dapat kembali dikunjungi oleh anak-anak sekolah, mahasiswa dan juga pengunjung umum lainnya. (fzh)

Written by :