Membuat video yang bagus dan menarik untuk ditonton bukanlah hal yang mudah. Semuanya memerlukan ilmu dan teknik khusus. Kita selalu berpikir berarti untuk membuat video tersebut kita harus punya peralatan yang canggih. Apakah harus sedemikian ?

Tim Multimedia Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan ((BP2LHK ) Banjarbaru menggelar  Webinar Phone Videography dengan tema “ Yuk, Videoin Riset Kamu ….! “ Pada Rabu, 8 Juli 2020. Diawali dengan sambutan dari Plt Kepala BP2LHK Banjarbaru, Rahayu Setyawati, S.Hut, MP yang  menekankan bahwa  webinar ini merupakan salah satu cara beradaptasi terhadap kehidupan new normal yang harus kita jalani saat ini.

Diikuti kurang lebih 100 peserta, kedua materi yang disampaikan dinilai sangat menarik oleh 44, 7 % peserta berdasarkan form isian yang diberikan. Materi pertama “Cara /Teknis Pengambilan Gambar yang Baik, disampaikan Sukma Alamsyah , Teknisi Litkayasa BP2LHK Banjarbaru  sharing terkait penggunaan smartphone untuk pembuatan video,menggunakan aplikasi kamera bawaan dan aplikasi yang di download dari playstore.

Selain itu, Sukma juga  menyarankan  menggunakan alat tambahan seperti tripod,microphone dan lightning agar hasil video bisa semakin baik. Setelah pengenalan alat Sukma juga memberikan  tips-tips pengambilan gambar,seperti angle dan pengaturan komposisi gambar. Jadi semua peserta diajak langsung mempraktekkan proses pengambilan gambar.

Khusus untuk penelitian, menjawab pertanyaan peserta , “maka sebelum pengambilan gambar kita 

buat storyboard dulu,supaya konten video sesuai keinginan output penelitian dan tidak ada ketinggalan footage/stok gambar untuk proses post production (editing), jelas Sukma mengakhiri materinya.

Lanjut ke materi berikutnya yaitu Editing  Video Sederhana dengan Smartphone oleh Adnan Ardhana, S.Sos.  “Semakin berkembangnya teknologi mobile, saat memungkinkan sebuah smartphone menjadi perangkat pengolah gambar bergerak (editing video) yang cukup mumpuni melalui sebuah aplikasi untuk mendukung dokumentasi kegiatan riset”, ujar Adnan mengawali materinya. Berikutnya Adnan menyampaikan tahapan mengolah video dimulai dari seleksi video, memotong bagian yang tidak diperlukan, menambahkan ilustrasi musik, memberi judul serta tahap akhir menjadikan gambar2 bergerak itu menjadi satu kesatuan cerita.

“Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan memilih aplikasi pengolah gambar bergerak antara lain  mudah digunakan, tampilan antar muka menarik, fitur lengkap, harga terjangkau serta adanya komunitas yang cukup banyak yag menggunakan aplikasi tersebut”, Pungkas Adnan.

Written by :