Banjarbaru, Jum’at 15 Maret 2013 Kepala Seksi Data Informasi dan Kerjasama , Ibu Winingtyas Wardani dan staf , Ibu Norliani menghadiri kegiatan Sosialisasi Insentif Riset Sinas di Universitas Lambung Mangkurat. Yang menarik dalam kegiatan tersebut adalah pesan yang disampaikan oleh Menristek Gusti Muhammad Hatta yang sudah sangat dikenal di UNLAM karena beliau adalah salah satu Guru besar di UNLAM. Insentif Sinas adalah instrumen kebijakan berupa pendanaan riset yang ditujukan untuk penguatan Sistem Inovasi Nasional (SINas) melalui peningkatan sinergi, produktivitas, dan pendayagunaan sumberdaya litbang nasional, kata pak  Hatta nama panggilan akrab beliau. Dalam era transparansi dan akuntabilitas, pendanaan riset ini diselenggarakan dengan mekanisme secara terbuka, beliau menambahkan.

Dalam sosialisasi tersebut didapatkan beberapa informasi yaitu pertama, sasaran rInsentif Riset SINas ini adalah peningkatan produktivitas (academic of excelent) dan pendayagunaan hasil litbang nasional (economic value). Kedua, Empat skema pendanaan Riset SINas, yaitu (1)INSENTIF RISET DASAR yang ditujukan untuk mengejar ketertinggalan penguasaan iptek (state of the art) dan menghasilkan penemuan-penemuan baru yang berkualitas, (2) INSENTIF RISET TERAPAN yang ditujukan untuk menghasilkan teknologi dan meningkatkan kemampuan pengintegrasian teknologi, khususnya dalam mengaplikasikan hasil-hasil riset dasar menjadi proven technology, (3) INSENTIF RISET PENINGKATAN KAPASITAS IPTEK SISTEM PRODUKSI yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi di sektor produksi melalui kemitraan riset lembaga litbang dengan industry, dan (4) INSENTIF PERCEPATAN DIFUSI DAN PEMANFAATAN IPTEK yang ditujukan untuk mendifusikan iptek dan meningkatkan pemanfaatan hasil-hasil litbang melalui pembiayaan penerapan teknologi di sektor produksi, pembiayaan lembaga intermediasi yang dapat menerapkan hasil litbang di sektor produksi dan stimulus bagi pertumbuhan start-up company berbasis teknologi. Ketiga, Topik riset yang di danai harus sesuai dengan 7 bidang fokus riset nasional, yaitu Teknologi Pangan, Teknologi kesehatan dan Obat, Teknologi Energi, Teknologi Transportasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknologi Pertahanan dan Keamanan dan Teknologi Material Maju.

Kedepan, Kemenristek lebih menekankan pendanaan riset bagi mereka yang berbentuk konsorsium. Dengan demikian melalui model konsorsium riset SINas ini diharapkan terjadi peningkatan produktivitas riset dan pendayagunaan hasil riset dalam rangka mendorong kemandirian nasional.

Written by :