Oleh: Yeni Nuraeni, S.Hut

Padang lamun adalah ekosistem khas laut dangkal di perairan hangat dengan dasar berpasir dan didominasi tumbuhan lamun, sekelompok tumbuhan anggota bangsa Alismatales yang beradaptasi di air asin. Padang lamun hanya dapat terbentuk pada perairan laut dangkal (kurang dari 3 meter) namun dasarnya tidak pernah terbuka dari perairan (selalu tergenang). Ia dapat dianggap sebagai bagian dari ekosistem mangrove, walaupun padang lamun dapat berdiri sendiri. Padang lamun juga dapat dilihat sebagai ekosistem antara ekosistem mangrove dan terumbu karang (Wikipedia Ensiklopedia Bebas, 2011).

Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan padang lamun:

a. Perairan laut dangkal berlumpur dan mengandung pasir.

b. Kedalaman tidak lebih dari 10 m agar cahaya dapat menembus.

c. Suhu antara 20-30º C.

d. Kadar garam antara 25-35%/mil.

e. Kecepatan arus sekitar 0,5 m/detik (Wikipedia Ensiklopedia Bebas, 2011).

 

Lamun (seagrass) meru­pakan kelompok tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang memiliki rhizoma, daun, dan akar sejati yang hidup terendam di dalam laut beradaptasi secara penuh di perairan yang salinitasnya cukup tinggi atau hidup terbenam di dalam air, beberapa ahli juga mendefinisikan lamun (Seagrass) sebagai tumbuhan air berbunga, hidup di dalam air laut, berpembuluh, berdaun, berimpang, berakar, serta berbiak dengan biji dan tunas (Eko effendi, 2009). Tumbuhan lamun melakukan penyerbukan dengan memindahkan serbuk sari ke kepala putik. Jika di darat, angin yang membantu serbuk sari menyerbuki putik, maka di padang lamun air yang menjadi media dan berperan dalam penyerbukan dan penyebaran biji (Safran Yusri).

 

Fungsi dan manfaat lamun adalah sebagai berikut:

  1. Penyaring zat-zat kimia berbahaya sebelum terbawa ke laut,
  2. Pencegah pelumpuran pada tempat hidup ikan, karang, udang dan kepiting,
  3. Sumber makanan bagi ikan, penyu dan hewan laut lainnya.
  4. Sebagai tempat berkembang biak ikan-ikan kecil dan udang
  5. Sebagai perangkap sedimen sehingga terhindar dari erosi
  6. Bahan baku pupuk

Di seluruh dunia diperkirakan terdapat sebanyak 52 jenis lamun, di mana di Indonesia ditemukan sekitar 15 jenis yang termasuk ke dalam 2 famili yaitu (1) Hydrocharitaceae, dan (2) Potamogetonaceae (Eko Efendi, 2009). Padang lamun tersebar di seluruh perairan Taman Nasional Karimunjawa sampai kedalaman 25 m. Padang lamun terbesar di seluruh perairan Taman Nasional Karimunjawa sampai kedalaman 25 meter. Struktur komunitas padang lamun Pulau Karimunjawa tersusun atas 9 spesies yaitu  Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Thalassia hemprinci, Cymodocea rotundata, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Halophila minor, Syringodium isoetilium, Thalassodensron ciliatum (Nababan et al,2010). Dengan persentase penutupan dan frekwensi cukup banyak terdapat pada Thalasia hemprichi, Cymodocea rotundata dan Halopaila ovalis (Abidin dkk, 2004).

Written by :