Oleh : Boby Bagja Pratama

Selasa, 23 Maret 2021. Para pemuda peduli lingkungan yang tergabung di Youth Act Kalimantan melakukan ecotour gambut, program repeat di kawasan KHDTK Tumbang Nusa binaan BP2LHK Banjarbaru.  Kegiatan ecotour tersebut dimulai dari pengenalan ekosistem gambut, karakteristik lahan gambut, hingga jenis-jenis tumbuhan lahan gambut. Sebagian besar  peserta belum pernah mengenal secara langsung lahan gambut.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan pengenalan program RePeat yang dilakukan di KHDTK Tumbang Nusa. RePeat (Rehabilitation of Peatland) merupakan program menanam di lahan gambut bekas terbakar secara sukarela. Peserta dari Youth Act Kalimantan. sangat antusias mengikuti program ini.

Pengenalan program RePeat dipandu oleh Purwanto Budi Santosa selaku peneliti sekaligus pengelola KHDTK Tumbang Nusa. Untuk teknis kegiatan dipandu oleh Budi Hermawan selaku teknisi dari BP2LHK Banjarbaru. CPNS BP2LHK Banjarbaru turut serta dalam kegiatan tersebut, agar mengenal kondisi hutan penelitian yang dikelola oleh balai.

Pengenalan tersebut diantaranya pengenalan jenis tanaman yang mampu bertahan di lahan gambut, teknik penanaman terbaik, hingga aplikasi hasil penelitian BP2LHK Banjarbaru yang mendukung program RePeat, sehingga menjadi  tempat pembelajaran lapangan langsung bagi peserta.

Muhammad Andi, Mahasiswa Universitas Palangkaraya, mengungkapkan “Sebagai pemuda Dayak Asli, sangat senang berkesempatan untuk mengeksplorasi kawasan gambut, sehingga mengetahui potensi daerah sendiri”.ujar Andi.

Youth Act Kalimantan sendiri merupakan kegiatan yang dicanangkan oleh Yayasan Ranuwelum Foundation dari The Heartland Project.  Youth Act Kalimantan melakukan kegiatan rutin sejak tahun 2015, untuk meningkatkan kesadaran kaum muda Kalimantan akan ancaman perubahan iklim.

Pada kegiatan ecotour ini, Youth Act Kalimantan mengunjungi ekosistem gambut untuk memahami bagaimana pentingnya ekosistem tersebut di alam serta rentannya ancaman ekosistem seperti kebakaran gambut dan perubahan fungsi lahan.

Youth Act Kalimantan merekrut 20 peserta dengan berbagai latar belakang untuk ikut dalam ecotour ini; mulai dari pelajar sekolah, mahasiswa, aktivis, profesional muda hingga mantan Kepala Desa. Dari rangkaian kegiatan tersebut diharapkan peserta mampu menjadi leader dalam menjaga alam Kalimantan di daerahnya masing-masing.

Nuzulul Khairi, Mahasiswa UPR mengungkapkan, “Pembelajaran alam seperti ini, tidak hanya menambah pengetahuan untuk bisa dibagi dengan orang lain nantinya, tetapi juga menggugah semangat saya untuk terus terlibat kegiatan rehabilitasi gambut seperti ini terus menerus”, ungkap Nuzulul.

Sebagai informasi KHDTK Tumbang Nusa merupakan hutan penelitian BP2LHK Banjarbaru berdasarkan SK penunjukan Menteri Kehutanan No. 76/Menhut-II/2005 tanggal 31 Maret 2005. Dengan luas sekitar 5000 ha, KHDTK Tumbang Nusa , terletak didalam kawasan hutan produksi tetap wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Vegetasi yang mendominasi diantaranya pakis-pakisan, kelakai, karamunting, epatorium, dan jenis rumputan lainnya.  Dengan kedalaman gambut lebih dari 3 meter dan ketinggian air mencapai 20 cm menjadi tantangan sendiri bagi peserta ecotour.

Written by :