Riam Kiwa, (28/06/2013). Masyarakat sekitar Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Riam Kiwa  merupakan bagian yang tak  terpisahkan dari KHDTK itu sendiri. Adanya jalinan yang harmonis dengan masyarakat sekitar akan menjamin keberadaan KHDTK. Dengan mengaktifkan kegiatan di KHDTK  yang melibatkan masyarakat sekitar akan menunjukkan bahwa keberadaan KHDTK dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat sekitar, selain itu wahana pemasyarakatan Iptek merupakan salah satu bentuk komunikasi BPK Banjarbaru sebagai institusi riset. Dilatarbelakangi dengan hal tersebut maka Penanggung jawab KHDTK Riam Kiwa Sdr Eko Priyanto, S. Hut. bekerjasama dengan seksi Data Informasi dan Kerjasama (DIK) menyelanggarakan kegiatan pemasyarakatan iptek di KHDTK Riam Kiwa pada tahun 2013  dengan tema ‘Teknik Pembuatan Tanaman’ . Kegiatan pemasyarakatan Iptek ini diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2013.

Pemasyarakatan iptek merupakan salah bentuk cara untuk mendesiminasikan hasil-hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru. Kegiatan pemasyarakatan iptek yang diwujudkan dalam pelatihan satu hari ini diikuti oleh 50 orang petani sekitar KHDTK Riam Kiwa. Materi diberikan oleh peneliti BPK Banjarbaru dan praktisi lokal  dengan materi tentang teknik pembuatan tanaman, budidaya tanaman karet, sistem pola agroforestri dan teknik pembuatan pupuk bokasi.

Acara dibuka oleh Kasie DIK yang mewakili Kepala Balai. Dalam sambutannya Kasie DIK  menyampaikan   maksud dari penyelenggarakan pemasyarakatan iptek  yang bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang telah dilakukan.   Lebih lanjut Kasie DIK menyatakan bahwa selain untuk menyebarluaskan hasil penelitian, dengan adanya kegiatan pemasyarakatan iptek di KHDTK Riam Kiwa akan mempererat hubungan antara Balai, dalam hal ini KHDTK Riam Kiwa dengan masyarakat sekitar. Dengan demikian masyarakat sekitar akan lebih merasakan kehadiran KHDTK yang pada akhirnya nanti diharapkan juga akan turut menjaga  KHDTK Riam Kiwa.

Kegiatan pemasyarakatan iptek ‘teknik pembuatan tanaman’ yang ide mulanya digagas oleh Manager KHDTK Riam Kiwa, ini mendapat sambutan yang hangat dari  peserta yang mayoritas petani  yang berasal dari desa Lubang Baru, desa Sei Jati dan Loa Tunggul. Mereka kelihatan antusias mengikuti setiap sessi. Pada waktu demo pembuatan pupuk bokasi para peserta aktif bertanya apabila ada hal yang belum mereka pahami. Sekitar setengah empat sore wita, acara diakhiri dengan penutupan oleh Kasie DIK  dan foto bersama dengan para peserta.***(win)

DSC01187 (800x600)DSC01158 (800x600)DSC01124 (800x600)

DSC01176 (800x600)

 

 

 

 

 

 

Written by :